Anak Rantau
Selasa, 25 Juni 2019
Sedikit Dari Goresanku
BISMILLAH.......
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh........
Di sini saya akan bercerita sebagai anak rantau yang berada dikampung orang jauh dari kampung halaman dan orang tua serta keluarga demi perjalanan menuntut ilmu..
Menjadi seorang anak rantau, berjalan dikampung orang, tiada sanak saudara, hanya teman sebagai andalan. Begitulah nasib sebagai anak perantauan.saya berjalan kesana kemari hanya untuk mencari setitik ilmu. Hanya bisa mengingat kata-kata dan nasehat terakhir dari orang tua yang memberikan motivasi untuk saya dalam membentul kesabaran dalam hati agar saya bisa menerima keadaan hidup di tanah perantaun. Walaupun terkadang keadaan tidak seperti yang saya inginkan, tapi itulah yang harus saya lalui dan jalani selama berada di kampung orang.
Walau terkadang hati sering menangis karena nasib, namun sebenarnya tangisan hanya membuat hati lemah. Namun tangisan bisa hadir sebagai suara hati. Entah bagaimana masa depan ini yang selalu saya bayangkan setiap saat bahkan saya selalu berdo'a semoga masa depanku cerah. Tapi, biar semuanya berjalan menurut waktu. Karena apa yang ada didepan maka itulah yang harus saya hadapi.
selama menjadi anak perantaun yang menuntut ilmu di kampung orang, banyak sekali problema-problema yang saya hadapi. Banyak percekcokan di antara saya dan teman-teman. Tapi saya menjadikan semua ini sebagai pembelajaran dalam hidup saya untuk kedepannya agar menjadi lebih baik...
Saya teringat dengan motivasi Imam Syafi'i yang mengatakan
Merantaulah.....
Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke Negeri orang
Merantulah....
Kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang
Aku melihat air menjdai rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, Jika tidak akan keruh menggenang
Singa jika tak tinggalkan sarang, Taka akan dapat mangsa.
Anak panah jika tidak tinggalkan busur, tak akan kena sasaran.
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang.
kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika dalam hutan......
WASSALAM......
Langganan:
Komentar (Atom)